|
Refractive Center
Safe & Easy Way
to Get Rid Cataract Off
Banyak inovasi bermunculan dalam bidang bedah katarak sejalan dengan perkembangan waktu. Selama 26 tahun, jakarta eye center terus menjadi pionir dalam adopsi teknologi tersebut untuk memberikan yang terbaik bagi pasien.
Memiliki sepasang mata sehat sangatlah menyenangkan.Di dalam mata kita, lensa bening alami (natural crystal line lens) diam-diam bekerja sehingga kita dapat fokus melihat berbagai obyek dengan jarak beragam, mulai sangat dekat hingga sangat jauh. Lensa alami ini mengalami perubahan sejalan dengan menuanya usia, antara lain berupa pembentukan katarak dengan ciri khas penglihatan seperti berkabut. Adanya katarak menyulitkan mata kita melihat dalam cahaya yang sangat terang.
Punya katarak tidak berarti kehilangan kualitas penglihatan secara permanen. Cukup dengan menjalani bedah mikro, penglihatan dapat kembali baik. Bedah katarak sangat aman, efektif, tingkat keberhasilan tinggi, dan paling sering dilakukan di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Bedah katarak modern sudah menerapkan teknologi fakoemulsifikasi yang menggunakan tenaga ultrasonik berfrekuensi tinggi untuk menghancurkan katarak. Dokter mata cukup membuat irisan sangat kecil (1,8 - 2 mm) untuk mengangkat lensa alami dan mengganti dengan lensa tanam yang disebut intra ocular lens (IOL). Seluruh proses berlangsung tanpa memerlukan jahitan sehingga membuat penyembuhan semakin cepat.
Teknologi lensa tanam juga semakin maju. Selain berfungsi untuk mengoreksi penglihatan jarak jauh (monofocal), ada pula yang dapat mengoreksi penglihatan jarak jauh dan dekat (multifocal). Belakangan, berkembang juga lensa akomodatif yang lentur seperti lensa alami normal. Pemasangan lensa tanam memungkinkan sebagian besar pasien tidak perlu lagi memakai kacamata.
Dengan penggunaan teknologi fakoemulsifikasi dan lensa tanam dalam bedah katarak, pasien dapat kembali memiliki penglihatan yang baik dan nyaman beraktivitas normal segera setelah menjalani operasi. Jakarta Eye Center (JEC) telah melakukan puluhan ribu bedah katarak dengan teknik fakoemulsifikasi selama 26 tahun. Untuk memperoleh hasil yang prima, konsultasikanlah rencana bedah katarak kepada dokter Anda di JEC.
TAHUKAH ANDA?
Istilah “katarak” yang berasal dari cataract (Inggris) sesungguhnya tidak ada sangkut paut dengan kabut atau awan. Merupakan nama lain dari waterfall atau air terjun, cataract diyakini berasal dari kata cataracte (Prancis) yaitu air terjun yang sangat besar dan tinggi, serapan dari katarassein (Yunani) yang juga bermakna sama. Hingga kini rekor katarak tertinggi di dunia ada pada Victoria Fall di Zimbabwe dengan tinggi 360 kaki dan Niagara Fall di perbatasan Kanada-Amerika Serikat dengan bagian Horseshoe Fall mencapai tinggi 170 kaki. Penggunaan kata cataract untuk mengistilahkan penglihatan berkabut mungkin disebabkan oleh adanya kesan kabut yang timbul karena jutaan percikan terjadi akibat air dalam jumlah volume besar jatuh bebas dari ketinggian puluhan meter.
|